Jack of All Trades, Master of None

Awal November lalu, teman saya yang seorang Project Manager pada salah satu perusahaan telekomunikasi di negeri ini pernah ngetweet seperti ini: “We are all the Jack of all trades, but Master of none. I blame Indonesian education system for this.” Saya mengamini pernyataan dia dengan me-reply tweetnya.

Seperti apa yang diekspresikan oleh kalimat tersebut, saya kira banyak sekali orang yang merasa terperangkap dengan istilah ini. Bahkan saya pun merasakan demikian, menjadi the Jack of all trades, but master of none; mengetahui banyak sekali hal, namun tak ada satu pun yang secara spesial dikuasai.

Bisa jadi hal ini disebabkan oleh bagaimana kita melalui dan mendapatkan pendidikan pada masa sekolah di negeri ini. Sistem pendidikan yang memaksa kita berlomba-lomba mendapatkan peringkat pertama, peringkat teratas; untuk semua bidang dan mata pelajaran. Sehingga kita tidak pernah punya banyak waktu untuk menekuni satu bidang yang betul-betul kita sukai dan kuasai.

Tapi mungkin saja ada hal lain yang menjadi penyebab banyaknya para Jack dibandingkan para Master. Kondisi ekonomi yang kurang baik, misalnya. Sehingga memaksa seseorang untuk menguasai–atau setidaknya mengetahui—banyak hal, agar bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah. Bisa kita lihat dari banyaknya sarjana teknik yang bekerja sebagai bankir, atau lulusan institusi seni yang jadi programmer atau nekat jadi wakil rakyat.

Beberapa orang melihat istilah ini sebagai sesuatu yang negatif. Bagaimana tidak, apa yang bisa dibanggakan dari orang yang tidak menguasai satu bidang pun dalam hidupnya?

Tapi apakah benar demikian? Apakah benar menjadi master atau spesialis selalu lebih baik dibandingkan menjadi si generalis yang tahu sedikit tentang banyak hal?

Untuk menjadi seorang spesialis, atau master dalam sebuah bidang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Lima tahun? Sepuluh tahun? Dua puluh tahun? Entahlah. Yang jelas akan banyak sekali waktu, tenaga, dan biaya yang dibutuhkan bagi seseorang untuk benar-benar menekuni dan menguasai suatu bidang. Menjadi seorang master di bidang tersebut. Seorang spesialis.

Karena pada akhirnya, ketika sebuah institusi atau perusahaan membutuhkan tenaga kerja pada bidang tertentu, tentunya mereka mencari seorang spesialis atau master yang benar-benar menguasai bidang tersebut.

Lantas, apakah menjadi seorang generalis merupakan sebuah kekurangan yang harus dihindari?

Atau justru menjadi seorang generalis bisa membuat hidup kita lebih bermanfaat, menyenangkan, dan bahagia?

Pengetahuan berperan sangat penting bagi kehidupan kita. Jadi, tidak ada salahnya kita menggali sebanyak-banyaknya pengetahuan. Otak kita selalu cukup menampung informasi apapun. Sekalipun otak kita terasa penuh, selalu ada cara menyerap pengetahuan baru dengan cara membuang informasi-informasi yang kurang penting bagi hidup kita. Menurut Sherlock Holmes, otak manusia bagaikan loteng di dalam rumah. Tempat menyimpan barang-barang yang kita perlukan. Lalu ketika sudah penuh, barang-barang yang sudah tidak diperlukan bisa kita buang agar barang baru muat untuk disimpan ke dalam loteng.

Kekuatan pengetahuan inilah yang dirasakan para generalis sebagai sesuatu yang bermanfaat dan menguntungkan untuk menunjang kehidupan dan pekerjaan mereka. Bagi mereka, pengetahuan adalah kekuatan. Knowledge is Power.

Di era digital yang semakin canggih ini, sangat mudah bagi kita untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan yang kita inginkan, dan menyaring yang tidak begitu penting. Dengan ponsel yang kita miliki, kita bisa dengan mudah mengakses dan melakukan semua hal itu, bahkan secara mobile.

Sebagai manusia yang merasa dirinya seorang generalis yang kebetulan pengguna ponsel pintar dengan sistem operasi Android, saya merasa beruntung saat ini sudah ada sebuah aplikasi bernama Kurio.

Kurio adalah semacam aplikasi yang mengkurasi berita atau artikel online dari berbagai sumber portal berita maupun website.

24501

Dengan desain tampilan yang sangat rapi, sederhana, dan menarik, Kurio memudahkan saya memilih informasi apa saja yang saya butuhkan untuk saya baca setiap harinya.

24500Pada saat pertama kali menginstall aplikasi ini, kita bisa memilih artikel apa saja yang kita inginkan berdasarkan topik. Kategori topik bisa dipilih dari News, Technology, Entertainment, Business, Sport, dan lain-lain.

24497

Selain melilih berdasarkan topik, kita juga bisa mensortir informasi yang kita inginkan berdasarkan sumber berita atau artikel tersebut. Banyak sumber yang bekerjasama dengan Kurio, dari portal berita, website soal teknologi, sampai bisnis.

24492Bila kita ingin selalu up to date, kita bisa membuka kategori Headline Hari Ini setiap harinya. Pada kategori ini, kita bisa mendapatkan informasi terbaru tentang apapun yang kita inginkan.

24499Setelah kita melakukan tap pada salah satu judul artikel, akan keluar tampilan layaknya halaman portal berita aslinya, seperti yang terlihat pada gambar di atas.

24503Sedangkan jika waktu sudah malam dan mata kita terlalu lelah unutuk melihat warna yang terang pada layar ponsel, Kurio menyediakan fitur night mode yang membuat halaman berita menjadi berlatar belakang hitam.

24491 24490

24495 24502

Selesai membaca sebuah artikel, jika menurut kita artikel itu menarik, kita bisa membagikan ke social media atau aplikasi lain yang kita miliki. Seperti Facebook, Twitter, Email, BBM, LINE, WhatsApp, Path, Instapaper, dan lain sebagainya.

Sekarang, selain membuka timeline Twitter setiap paginya, saya jadi selalu membuka aplikasi Kurio untuk membaca dan membagikan artikel-artikel menarik dengan kategori atau topik sesuai dengan pilihan saya.

Kurio juga menjadi salah satu aplikasi yang menemani saya di waktu-waktu senggang.

Tidak pernah ada ruginya bagi kita untuk membaca dan mendapatkan informasi dan pengetahuan.

Humans always crave for knowledge. Because as we all know, that Knowledge is Power.

Advertisements

About pancasyah
There will be the time I've been the person you want to talk with, but end up being the person you want to talk about. | An introverted expressionist.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: